{"id":8511,"date":"2025-01-26T14:31:21","date_gmt":"2025-01-26T07:31:21","guid":{"rendered":"https:\/\/ringkas.co.id\/?p=8511"},"modified":"2025-02-12T11:53:36","modified_gmt":"2025-02-12T04:53:36","slug":"mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/","title":{"rendered":"Mengenal Biaya Pajak Jual Beli Rumah untuk Penjual dan Pembeli"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_66_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-light-blue ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" >Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Apa_Itu_Biaya_Pajak_Jual_Beli_Rumah\" title=\"Apa Itu Biaya Pajak Jual Beli Rumah?\">Apa Itu Biaya Pajak Jual Beli Rumah?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Jenis-Jenis_Pajak_Jual_Beli_Rumah\" title=\"Jenis-Jenis Pajak Jual Beli Rumah\">Jenis-Jenis Pajak Jual Beli Rumah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Pajak_Jual_Beli_Rumah_yang_Ditanggung_Penjual\" title=\"Pajak Jual Beli Rumah yang Ditanggung Penjual\">Pajak Jual Beli Rumah yang Ditanggung Penjual<\/a><ul class='ez-toc-list-level-4' ><li class='ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Pajak_Penghasilan_PPh\" title=\"Pajak Penghasilan (PPh)\">Pajak Penghasilan (PPh)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Biaya_Notaris\" title=\"Biaya Notaris\">Biaya Notaris<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Pajak_Bumi_dan_Bangunan_PBB\" title=\"Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)\">Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Pajak_Jual_Beli_Rumah_yang_Ditanggung_Pembeli\" title=\"Pajak Jual Beli Rumah yang Ditanggung Pembeli\">Pajak Jual Beli Rumah yang Ditanggung Pembeli<\/a><ul class='ez-toc-list-level-4' ><li class='ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Biaya_Cek_Sertifikat\" title=\"Biaya Cek Sertifikat\">Biaya Cek Sertifikat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Bea_Perolehan_Hak_atas_Tanah_dan_Bangunan_BPHTB\" title=\"Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)\">Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Biaya_Pembuatan_Akta_Jual_Beli\" title=\"Biaya Pembuatan Akta Jual Beli\">Biaya Pembuatan Akta Jual Beli<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Biaya_Balik_Nama_Sertifikat\" title=\"Biaya Balik Nama Sertifikat\">Biaya Balik Nama Sertifikat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#PPN\" title=\"PPN\">PPN<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Jenis_Rincian_Biaya_KPR_Rumah\" title=\"Jenis Rincian Biaya KPR Rumah\">Jenis Rincian Biaya KPR Rumah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Uang_Muka_KPR\" title=\"Uang Muka KPR\">Uang Muka KPR<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Booking_Fee\" title=\"Booking Fee\">Booking Fee<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Biaya_Provisi_dan_Administrasi\" title=\"Biaya Provisi dan Administrasi\">Biaya Provisi dan Administrasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Biaya_Akta_Pemberian_Hak_Tanggungan_APHT\" title=\"Biaya Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT)\">Biaya Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#Biaya_Appraisal_atau_Penilaian\" title=\"Biaya Appraisal atau Penilaian\">Biaya Appraisal atau Penilaian<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mengajukan KPR, pastikan kamu memahami <\/span><a href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/8-biaya-yang-dikenakan-saat-kpr\/\"><b>biaya pajak<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam transaksi jual beli rumah. Pajak dibebankan kepada penjual dan pembeli dengan jenis dan tarif pajak yang berbeda sesuai ketentuan yang berlaku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam transaksi jual beli rumah, pajak tidak hanya dibebankan kepada pembeli rumah namun juga penjual. Jadi sebelum memutuskan untuk mengajukan KPR rumah sebaiknya pahami dulu pajak dan biaya yang perlu kamu persiapkan dalam proses pengajuannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini kami akan membahas tentang jenis dan tarif pajak yang harus ditanggung penjual dan pembeli rumah.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Biaya_Pajak_Jual_Beli_Rumah\"><\/span><b>Apa Itu Biaya Pajak Jual Beli Rumah?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/klikpajak.id\/blog\/tarif-pajak-jual-beli-rumah-bagi-penjual-dan-pembeli\/\">Pajak jual beli rumah<\/a> merupakan biaya yang dikenakan untuk setiap transaksi jual beli rumah. Pajak dibebankan kepada penjual dan pembeli karena rumah merupakan salah satu jenis barang kena pajak (BKP).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tarif pajak yang dibayarkan dalam transaksi jual beli rumah akan dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan negara untuk mengatur pasar properti. Jenis pajak yang ditetapkan dalam transaksi jual beli rumah beragam, termasuk Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Penghasilan (PPh) final.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Pajak_Jual_Beli_Rumah\"><\/span><b>Jenis-Jenis Pajak Jual Beli Rumah<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam transaksi jual beli rumah, penjual dan pembeli sama-sama dibebankan dengan biaya pajak. Hal ini karena rumah atau properti termasuk dalam jenis barang kena pajak (BKP). Akan tetapi jenis dan tarif pajak untuk penjual dan pembeli rumah berbeda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut penjelasan lengkapnya:<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pajak_Jual_Beli_Rumah_yang_Ditanggung_Penjual\"><\/span><b>Pajak Jual Beli Rumah yang Ditanggung Penjual<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis pajak yang ditanggung oleh penjual adalah pajak dari hasil penjualan properti, tanah atau sejenisnya. Ada tiga biaya yang harus dibayar oleh penjual, antara lain :<\/span><\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pajak_Penghasilan_PPh\"><\/span><b>Pajak Penghasilan (PPh)<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pajak Penghasilan (PPh) dibebankan kepada penjual sebagai pihak yang menerima uang hasil transaksi. Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 34 tahun 2016 tentang Tarif Baru PPh Final atas Pengalihan Hak Atas Tanah\/Bangunan, besaran PPh dalam transaksi jual beli rumah adalah 2.5%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya,\u00a0 jika rumah yang dijual memiliki nilai Rp 500 juta, maka PPh yang harus dibayar sebesar Rp12.5 juta. Pembayaran pajak PPh ini dilakukan sebelum akta jual beli diterbitkan.<\/span><\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Biaya_Notaris\"><\/span><b>Biaya Notaris<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya notaris juga termasuk dalam kewajiban <\/span><b>pajak penjual rumah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Namun dalam praktiknya, penjual dan pembeli diperbolehkan melakukan negosiasi untuk pembagian tanggung jawab biaya notaris ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Notaris akan membantu untuk pengurusan surat berharga dalam transaksi jual beli rumah seperti Akta Jual Beli (AJB), Surat Perjanjian an juga surat-surat penting lainnya yang berhubungan dalam proses jual beli agar memiliki legalitas hukum yang sah.<\/span><\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pajak_Bumi_dan_Bangunan_PBB\"><\/span><b>Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penjual memiliki kewajiban untuk melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebelum rumah dialihkan ke pembeli. Pembayaran untuk <\/span><b>pajak penjual rumah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> ini biasanya dibayar dalam masa satu tahun sekali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Besaran PBB adalah sekitar 0.5% dar Nilai Jual Kena Pajak (NJKP) dikalikan dengan NJOP yang jadi dasar pengenaan pajak. Pemerintah sendiri menetapkan NJKP sebesar 40% untuk properti dengan harga diatas Rp 1 miliar dan 20% untuk properti dengan harga di bawah Rp 1 miliar.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pajak_Jual_Beli_Rumah_yang_Ditanggung_Pembeli\"><\/span><b>Pajak Jual Beli Rumah yang Ditanggung Pembeli<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum memutuskan untuk membeli rumah atau <\/span><b>pengajuan KPR<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, pahami dulu biaya dan pajak yang akan menjadi tanggung jawab kamu sebagai pembeli. Berikut di antaranya:<\/span><\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Biaya_Cek_Sertifikat\"><\/span><b>Biaya Cek Sertifikat<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cek sertifikat sangat penting dilakukan dalam transaksi jual beli rumah untuk mengetahui legalitas sertifikat rumah yang akan dibeli. Biaya cek sertifikat rumah biasanya berkisar Rp100.000.<\/span><\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bea_Perolehan_Hak_atas_Tanah_dan_Bangunan_BPHTB\"><\/span><b>Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">BPHTB merupakan pajak penjualan rumah yang dibebankan pada pembeli. Tarif <\/span><b>pajak pembeli rumah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> ini mencapai 5% dari harga jual rumah dikurangi NPOPTKP atau Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak.<\/span><\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Biaya_Pembuatan_Akta_Jual_Beli\"><\/span><b>Biaya Pembuatan Akta Jual Beli<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya pembuatan akta jual beli dalam transaksi penjualan rumah juga dibebankan kepada pembeli. Tarifnya sebesar 1% dari nilai transaksi jual beli rumah. Tarif tersebut masih bisa dinegosiasi jika harga rumah cukup tinggi.<\/span><\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Biaya_Balik_Nama_Sertifikat\"><\/span><b>Biaya Balik Nama Sertifikat<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya balik nama sertifikat rumah yang dialihkan ke pembeli biasanya mencapai 2% dari nilai transaksi. Namun tanggungjawab biaya ini juga ditanggung berdua dengan penjual jika ada kesepakatan bersama.<\/span><\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"PPN\"><\/span><b>PPN<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya lainnya yang juga harus ditanggung dalam <\/span><b>pajak pembeli rumah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah PPN. Pembeli rumah memiliki kewajiban untuk membayar PPN sebesar 11% dari harga tanah. Namun jika kamu membeli rumah second, maka tidak dikenakan biaya PPN.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Rincian_Biaya_KPR_Rumah\"><\/span><b>Jenis Rincian Biaya KPR Rumah<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain biaya pajak, ada beberapa rincian biaya lain yang perlu kamu persiapkan jika ingin mengajukan <\/span><b>KPR online<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Seperti biaya down payment, booking fee, biaya administrasi hingga biaya penilaian atau appraisal. Berikut rincian lengkapnya :<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Uang_Muka_KPR\"><\/span><b>Uang Muka KPR<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu biaya yang perlu kamu persiapkan jika ingin mengajukan KPR adalah down payment atau uang muka. Besaran uang muka biasanya tergantung dari penyedia KPR. Rata-rata bank penyedia KPR di Indonesia mematok uang muka sebesar 20%-30% dari nilai total properti yang ingin dibeli.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Booking_Fee\"><\/span><b>Booking Fee<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya lainnya yang perlu kamu pertimbangkan sebelum mengajukan KPR adalah booking fee. Biaya ini berhubungan dengan pengembang dari properti yang ingin kamu beli. Tujuannya sebagai tanda jadi atau komitmen pembeli dalam membeli rumah tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Besaran booking fee bervariasi tergantung dari ketentuan pengembang. Biasanya berkisar dari Rp5.000.000 sampai Rp 25.000.000. Namun perlu kamu ketahui bahwa biaya ini akan dikembalikan jika pembelian rumah dibatalkan.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Biaya_Provisi_dan_Administrasi\"><\/span><b>Biaya Provisi dan Administrasi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/finansial\/menggali-lebih-dalam-seputar-biaya-provisi-dalam-pembelian-rumah\/\">Biaya provisi<\/a> dan administrasi merupakan biaya yang akan digunakan untuk keperluan proses pinjaman <\/span><b>KPR online<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> di bank. Biaya yang termasuk antara lain biaya fotokopi dokumen, keperluan marketing dan lainnya. Besaran biaya ini biasanya berkisar 1% dari total nilai kredit.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Biaya_Akta_Pemberian_Hak_Tanggungan_APHT\"><\/span><b>Biaya Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT)<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">APHT merupakan surat bukti jaminan antara debitur dan kreditur. Besaran biaya APHT yang diberikan berkisar 0.25% dari 125% nilai kredit keseluruhan. Pelunasan biaya ini harus dilakukan di awal transaksi pembelian rumah.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Biaya_Appraisal_atau_Penilaian\"><\/span><b>Biaya Appraisal atau Penilaian<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam proses pengajuan pinjaman KPR, pihak bank atau penyedia jasa KPR biasanya akan bekerjasama dengan Kantor Jasa Penilai Publik untuk menentukan nilai properti yang kamu ajukan. Besaran <\/span><a href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/kenali-appraisal-kpr-pengertian-jenis-dan-faktor-yang-memengaruhinya\/\"><b>biaya appraisal<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> berkisar antara Rp250.000 sampai Rp1.000.000 dan harus dilunasi di awal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah rincian pajak dan biaya yang perlu kamu pahami sebelum <\/span><b>pengajuan KPR<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Mengajukan pinjaman KPR memang bisa menjadi solusi untuk memiliki hunian, namun penting untuk mempertimbangkan dengan cermat rincian biaya dan tarif pajak yang harus dibayarkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendapatkan penawaran produk KPR terbaik, pilihlah bank penyedia kredit dengan suku bunga rendah. Kamu juga bisa memanfaatkan platform KPR digital untuk membandingkan berbagai program pinjaman dari berbagai bank.<\/span><\/p>\n<p><b>Ringkas<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> memudahkan kamu dalam memilih produk KPR terbaik dengan proses yang cepat dan aman. Segera kunjungi <\/span><a href=\"http:\/\/ringkas.co.id\/en\/\"><b>Ringkas.co.id<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan ajukan KPR dengan mudah!<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebelum mengajukan KPR, pastikan kamu memahami biaya pajak dalam transaksi jual beli rumah. Pajak dibebankan kepada penjual dan pembeli dengan jenis dan tarif pajak yang berbeda sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam transaksi jual beli rumah, pajak tidak hanya dibebankan kepada pembeli rumah namun juga penjual. Jadi sebelum memutuskan untuk mengajukan KPR rumah sebaiknya pahami dulu [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":8512,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","inline_featured_image":false,"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-8511","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kpr-101"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Biaya Pajak Jual Beli Rumah untuk Penjual dan Pembeli | Ringkas<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Memahami biaya pajak yang dibebankan kepada penjual dan pembeli dalam transaksi jual beli rumah yang dibutuhkan untuk mengajukan KPR\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Biaya Pajak Jual Beli Rumah untuk Penjual dan Pembeli | Ringkas\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Memahami biaya pajak yang dibebankan kepada penjual dan pembeli dalam transaksi jual beli rumah yang dibutuhkan untuk mengajukan KPR\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ringkas\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/RingkasHomes\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-26T07:31:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-12T04:53:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-jakubzerdzicki-29134213.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1281\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ringkas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ringkas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ringkas\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/dbac896841e2e8337ef9d58f84d519d4\"},\"headline\":\"Mengenal Biaya Pajak Jual Beli Rumah untuk Penjual dan Pembeli\",\"datePublished\":\"2025-01-26T07:31:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-12T04:53:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/\"},\"wordCount\":1011,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-jakubzerdzicki-29134213.jpg\",\"articleSection\":[\"KPR 101\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/\",\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/\",\"name\":\"Mengenal Biaya Pajak Jual Beli Rumah untuk Penjual dan Pembeli | Ringkas\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-jakubzerdzicki-29134213.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-26T07:31:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-12T04:53:36+00:00\",\"description\":\"Memahami biaya pajak yang dibebankan kepada penjual dan pembeli dalam transaksi jual beli rumah yang dibutuhkan untuk mengajukan KPR\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-jakubzerdzicki-29134213.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-jakubzerdzicki-29134213.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1281,\"caption\":\"Mengenal Biaya Pajak Jual Beli Rumah untuk Penjual dan Pembeli\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Biaya Pajak Jual Beli Rumah untuk Penjual dan Pembeli\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/\",\"name\":\"Ringkas\",\"description\":\"Urus KPR dengan ringkas &amp; aman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization\"},\"alternateName\":\"Ringkas\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization\",\"name\":\"Ringkas\",\"alternateName\":\"Ringkas\",\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/RINGKAS_LOGO_MARK.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/RINGKAS_LOGO_MARK.png\",\"width\":200,\"height\":200,\"caption\":\"Ringkas\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/web.facebook.com\/RingkasHomes\",\"https:\/\/www.instagram.com\/ringkas.indonesia\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/ringkas\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/dbac896841e2e8337ef9d58f84d519d4\",\"name\":\"Ringkas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/02325558383fa0391dea99fcc3d0f7ea?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/02325558383fa0391dea99fcc3d0f7ea?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ringkas\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/ringkas.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Biaya Pajak Jual Beli Rumah untuk Penjual dan Pembeli | Ringkas","description":"Memahami biaya pajak yang dibebankan kepada penjual dan pembeli dalam transaksi jual beli rumah yang dibutuhkan untuk mengajukan KPR","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Biaya Pajak Jual Beli Rumah untuk Penjual dan Pembeli | Ringkas","og_description":"Memahami biaya pajak yang dibebankan kepada penjual dan pembeli dalam transaksi jual beli rumah yang dibutuhkan untuk mengajukan KPR","og_url":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/","og_site_name":"Ringkas","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/RingkasHomes","article_published_time":"2025-01-26T07:31:21+00:00","article_modified_time":"2025-02-12T04:53:36+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1281,"url":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-jakubzerdzicki-29134213.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ringkas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ringkas","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/"},"author":{"name":"Ringkas","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/dbac896841e2e8337ef9d58f84d519d4"},"headline":"Mengenal Biaya Pajak Jual Beli Rumah untuk Penjual dan Pembeli","datePublished":"2025-01-26T07:31:21+00:00","dateModified":"2025-02-12T04:53:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/"},"wordCount":1011,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-jakubzerdzicki-29134213.jpg","articleSection":["KPR 101"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/","url":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/","name":"Mengenal Biaya Pajak Jual Beli Rumah untuk Penjual dan Pembeli | Ringkas","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-jakubzerdzicki-29134213.jpg","datePublished":"2025-01-26T07:31:21+00:00","dateModified":"2025-02-12T04:53:36+00:00","description":"Memahami biaya pajak yang dibebankan kepada penjual dan pembeli dalam transaksi jual beli rumah yang dibutuhkan untuk mengajukan KPR","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#primaryimage","url":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-jakubzerdzicki-29134213.jpg","contentUrl":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-jakubzerdzicki-29134213.jpg","width":1920,"height":1281,"caption":"Mengenal Biaya Pajak Jual Beli Rumah untuk Penjual dan Pembeli"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/mengenal-biaya-pajak-jual-beli-rumah-untuk-penjual-dan-pembeli\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ringkas.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Biaya Pajak Jual Beli Rumah untuk Penjual dan Pembeli"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#website","url":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/","name":"Ringkas","description":"Urus KPR dengan ringkas &amp; aman","publisher":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization"},"alternateName":"Ringkas","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization","name":"Ringkas","alternateName":"Ringkas","url":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/RINGKAS_LOGO_MARK.png","contentUrl":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/RINGKAS_LOGO_MARK.png","width":200,"height":200,"caption":"Ringkas"},"image":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/RingkasHomes","https:\/\/www.instagram.com\/ringkas.indonesia\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/ringkas"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/dbac896841e2e8337ef9d58f84d519d4","name":"Ringkas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/02325558383fa0391dea99fcc3d0f7ea?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/02325558383fa0391dea99fcc3d0f7ea?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ringkas"},"sameAs":["https:\/\/ringkas.co.id"],"url":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/author\/admin\/"}]}},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8511"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8511"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8511\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8696,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8511\/revisions\/8696"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8512"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8511"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8511"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8511"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}