{"id":8072,"date":"2024-10-10T11:58:57","date_gmt":"2024-10-10T04:58:57","guid":{"rendered":"https:\/\/ringkas.co.id\/?p=8072"},"modified":"2024-12-15T19:16:27","modified_gmt":"2024-12-15T12:16:27","slug":"ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/","title":{"rendered":"Ketahui 7 Perbedaan Rumah Subsidi dan Non-Subsidi"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_66_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-light-blue ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" >Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#Apa_itu_Rumah_Subsidi_dan_Non-Subsidi\" title=\"Apa itu Rumah Subsidi dan Non-Subsidi?\">Apa itu Rumah Subsidi dan Non-Subsidi?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#7_Perbedaan_Rumah_Subsidi_dan_Rumah_Non-Subsidi\" title=\"7 Perbedaan Rumah Subsidi dan Rumah Non-Subsidi\">7 Perbedaan Rumah Subsidi dan Rumah Non-Subsidi<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#Harga_Bangunan_Rumah\" title=\"Harga Bangunan Rumah\">Harga Bangunan Rumah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#Persyaratan_Pengajuan_KPR\" title=\"Persyaratan Pengajuan KPR\">Persyaratan Pengajuan KPR<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#Ukuran_dan_Tipe_Rumah\" title=\"Ukuran dan Tipe Rumah\">Ukuran dan Tipe Rumah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#Fasilitas_Bangunan\" title=\"Fasilitas Bangunan\">Fasilitas Bangunan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#Perbedaan_Suku_Bunga\" title=\"Perbedaan Suku Bunga\">Perbedaan Suku Bunga<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#Waktu_Diperbolehkan_Renovasi_Rumah\" title=\"Waktu Diperbolehkan Renovasi Rumah\">Waktu Diperbolehkan Renovasi Rumah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#Lokasi_Rumah\" title=\"Lokasi Rumah\">Lokasi Rumah<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#Jenis-Jenis_Rumah_Bersubsidi\" title=\"Jenis-Jenis Rumah Bersubsidi\">Jenis-Jenis Rumah Bersubsidi<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#Jenis_FLPP_Fasilitas_Likuiditas_Pembiayaan_Perumahan\" title=\"Jenis FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan)\">Jenis FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#Jenis_SSB_Subsidi_Selisih_Bunga\" title=\"Jenis SSB (Subsidi Selisih Bunga)\">Jenis SSB (Subsidi Selisih Bunga)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#Jenis_SBUM_Subsidi_Bantuan_Uang_Muka\" title=\"Jenis SBUM (Subsidi Bantuan Uang Muka)\">Jenis SBUM (Subsidi Bantuan Uang Muka)<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n<p>Fasilitas KPR (Kredit Pemilikan Rumah) menjadi alternatif paling populer di kalangan masyarakat Indonesia yang ingin memiliki sebuah hunian rumah. Mungkin, termasuk kamu juga! Tentu di dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya rumah KPR yang sering kamu dengar, tetapi juga istilah <a href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/finansial\/10-syarat-yang-perlu-diperhatikan-untuk-membeli-rumah-subsidi\/\">\u2018<strong>rumah subsidi<\/strong>\u2019<\/a><strong>.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Namun, ternyata ada juga jenis KPR non-subsidi yang perlu kamu ketahui. Lalu, apa perbedaan antara keduanya? Kamu bisa cek pembahasan lengkapnya di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_Rumah_Subsidi_dan_Non-Subsidi\"><\/span><strong>Apa itu Rumah Subsidi dan Non-Subsidi?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk memahami perbedaan rumah bersubsidi dan rumah non-subsidi, kamu harus tahu definisi antara keduanya. Hal ini penting, guna kamu tak salah pilih hunian KPR nanti.<\/p>\n\n\n\n<p>Definisi rumah bersubsidi adalah KPR yang merupakan program pemerintah dan Kementerian PUPR, yang pembiayaan kreditnya akan mendapatkan bantuan dan kemudahan dari pemerintah melalui bank pelaksana.<\/p>\n\n\n\n<p>Program rumah bersubsidi biasanya ditujukan untuk kalangan tertentu, yaitu MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah). Di dalam program rumah bersubsidi terdapat 3 jenis fasilitas yang ditawarkan, yaitu FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Rumah) dan KPR SSB (KPR Subsidi Selisih Margin). KPR rumah bersubsidi juga dapat berbentuk SBUM (Subsidi Bantuan Uang Muka Perumahan).<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan, rumah non-subsidi merupakan produk KPR yang ditujukan untuk semua kalangan, baik kelas menengah, menengah ke atas, maupun kalangan MBR. Fasilitas kredit yang dikeluarkan oleh bank pelaksana tidak dibantu oleh program pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, jadi dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara KPR bersubsidi dan non-subsidi adalah ada atau tidaknya bantuan\/subsidi dari pemerintah dalam pelaksanaan pembiayaan KPR. Jika KPR subsidi adalah program pemerintah, sedangkan KPR non-subsidi pembiayaan murni dari bank.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Perbedaan_Rumah_Subsidi_dan_Rumah_Non-Subsidi\"><\/span><strong>7 Perbedaan Rumah Subsidi dan Rumah Non-Subsidi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika dilihat dari definisi singkat di atas, terlihat jelas perbedaan antara rumah bersubsidi dan non-subsidi. Perbedaan utama terletak dari campur tangan pemerintah di dalamnya, namun ternyata ada perbedaan lain yang menonjol dari KPR subsidi dan non-subsidi. Perbedaan tersebut mulai dari harga, besar suku bunga, lokasi hunian, fasilitas hunian dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada beberapa perbedaan signifikan antara rumah bersubsidi dan non-subsidi, termasuk persyaratan. Hal ini juga dapat kamu perhatikan agar dapat lebih mengerti tentang perbedaan lain antara rumah non-subsidi dan subsidi. Simak 7 perbedaannya di bawah ini, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Harga_Bangunan_Rumah\"><\/span><strong>Harga Bangunan Rumah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan pertama terletak pada harga bangunan rumah, yang mana rumah KPR subsidi berkisar antara Rp100 juta hingga Rp300 juta. Sedangkan, harga rumah KPR non-subsidi lebih dari Rp300 juta.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini karena rumah bersubsidi dibantu oleh pemerintah dengan dana khusus program KPR bersubsidi. Jadi, rumah-rumah atau hunian bersubsidi harganya cukup terjangkau dibanding rumah KPR non-subsidi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Persyaratan_Pengajuan_KPR\"><\/span><strong>Persyaratan Pengajuan KPR<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Apakah kamu tahu bahwa tidak semua MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) juga dapat subsidi KPR. Ada beberapa persyaratan tertentu yang harus dipenuhi oleh seseorang hingga dapat dikatakan layak untuk mendapatkan KPR bersubsidi. Berikut ini perbedaan syarat antara KPR bersubsidi dan non-subsidi:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Syarat rumah subsidi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili atau bertempat tinggal di wilayah Indonesia;<\/li>\n\n\n\n<li>Usia minimal 21 tahun atau berstatus telah menikah;<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki usaha dan\/atau masa kerja selama minimal 1 tahun;<\/li>\n\n\n\n<li>Belum pernah mempunyai rumah pribadi;<\/li>\n\n\n\n<li>Belum pernah mendapatkan subsidi rumah dari pemerintah;<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki penghasilan maksimum Rp4 juta untuk program rumah sejahtera tapak dan memiliki penghasilan maksimum Rp7 juta untuk program rumah sejahtera susun;<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak);<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki SPT Tahunan;<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki PPh;<\/li>\n\n\n\n<li>Saat kredit telah lunas, usia maksimum karyawan adalah 60 tahun dan 65 tahun untuk pekerja profesional.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Syarat rumah non-subsidi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili atau bertempat tinggal di wilayah Indonesia;<\/li>\n\n\n\n<li>Usia minimal 18 tahun atau berstatus menikah;<\/li>\n\n\n\n<li>Berstatus pengusaha, pekerja profesional atau karyawan;<\/li>\n\n\n\n<li>Jika status pekerjaan karyawan, wajib memiliki masa kerja minimal 1 tahun dan memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun;<\/li>\n\n\n\n<li>Untuk pengusaha dan pekerja profesional, waktu minimal telah menggeluti bidangnya adalah selama 2 tahun;<\/li>\n\n\n\n<li>Saat kredit lunas, usia maksimum pekerja karyawan adalah 55 tahun, dan usia maksimum 65 tahun bagi pengusaha atau pekerja profesional.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ukuran_dan_Tipe_Rumah\"><\/span><strong>Ukuran dan Tipe Rumah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan selanjutnya antara <strong>rumah subsidi <\/strong>dan rumah non-subsidi adalah ukuran atau tipe rumah. Rumah KPR subsidi dari pemerintah memiliki luas maksimal 36m<sup>2<\/sup>, sedangkan ukuran dan tipe rumah non-subsidi dapat berbagai macam ukuran lebih dari 36m<sup>2<\/sup>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fasilitas_Bangunan\"><\/span><strong>Fasilitas Bangunan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hal lain yang membedakan antara rumah bersubsidi dan non-subsidi adalah fasilitas bangunan rumahnya. Fasilitas KPR subsidi hanya berfasilitas dasar saja seperti kamar tidur, kamar mandi, dan ruang tamu. Dikarenakan KPR subsidi juga berukuran cukup kecil sehingga fasilitas yang disediakan adalah fasilitas dasar rumah saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbeda dengan fasilitas bangunan rumah non-subsidi yang mana tergantung dari <em>developer, <\/em>yang mana lebih dari fasilitas-fasilitas dasar. Misalnya, fasilitas garasi, teras rumah, dapur, kanopi, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Suku_Bunga\"><\/span><strong>Perbedaan Suku Bunga<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan KPR subsidi dan non-subsidi selanjutnya terletak dari jenis suku bunganya. Saat kamu mengajukan KPR non-subsidi, akan ada 2 tipe suku bunga yaitu <em>flooring rate <\/em>(bunga mengambang) dan <em>flat\/fixed rate <\/em>(bunga tetap).<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan KPR subsidi hanya menerapkan satu jenis suku bunga, yaitu bunga tetap atau <em>fixed\/flat <\/em><em>rate <\/em>sebesar 5%. Hal ini menjadikan perbedaan jumlah cicilan yang berbeda pula, yang mana cicilan rumah bersubsidi cenderung tidak berubah-ubah. Sedangkan cicilan rumah non-subsidi cenderung berubah-ubah tergantung perubahan suku bunga.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Waktu_Diperbolehkan_Renovasi_Rumah\"><\/span><strong>Waktu Diperbolehkan Renovasi Rumah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan berikutnya dilihat dari aspek waktu diperbolehkannya merenovasi rumah. <strong>Rumah subsidi<\/strong> menerapkan aturan yang mana pemilik hanya boleh renovasi hunian setelah 2 tahun pertama.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, kamu tidak boleh renovasi rumah terlebih dahulu di awal 2 tahun pertama. Berbeda dengan KPR non-subsidi yang mana kamu diperbolehkan untuk melakukan renovasi rumah kapanpun tanpa ketentuan waktu minimal atau maksimal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lokasi_Rumah\"><\/span><strong>Lokasi Rumah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir, perbedaan dari aspek lokasi rumah yang mana biasanya rumah bersubsidi rata-rata berlokasi jauh dari pusat kota. Hal ini dikarenakan tujuan utama adanya KPR bersubsidi adalah untuk pengembangan kota baru. Sedangkan, KPR non-subsidi umumnya berlokasi strategis di pusat kota dan dekat dengan fasilitas umum.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Rumah_Bersubsidi\"><\/span><strong>Jenis-Jenis Rumah Bersubsidi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Seperti yang sudah dijelaskan secara singkat di atas bahwa jenis-jenis rumah bersubsidi ada 3 yaitu FLPP, SSB, dan SBUM. Apakah arti dari istilah jenis-jenis rumah bersubsidi itu? Simak pembahasannya di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_FLPP_Fasilitas_Likuiditas_Pembiayaan_Perumahan\"><\/span><strong>Jenis FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Merupakan <a href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/ringkas\/integrasi-btn\/\">program KPR<\/a> subsidi yang berupa dana murah jangka panjang, yang manfaatnya adalah suku bunga tetap yaitu 5% selama jangka waktu. Selain itu, uang muka (DP) yang murah, mulai dari 1% saja dan cicilan KPR hingga 20 tahun. Kamu juga besar PPN dan premi asuransi jika mengambil jenis KPR FLPP ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_SSB_Subsidi_Selisih_Bunga\"><\/span><strong>Jenis SSB (Subsidi Selisih Bunga)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis kedua dari KPR subsidi adalah KPR SSB yang berupa subsidi bunga kredit perumahan dari pemerintah. Biasanya subsidi bunga kredit diterbitkan oleh bank konvensional, yaitu suku bunga 5% per tahun dan masa pinjaman paling lama 20 tahun.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_SBUM_Subsidi_Bantuan_Uang_Muka\"><\/span><strong>Jenis SBUM (Subsidi Bantuan Uang Muka)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir adalah KPR subsidi jenis SBUM yang diberikan dalam rangka pemenuhan sebagian atau seluruh uang muka perolehan rumah. Misalnya, besaran bantuan yang didapatkan oleh masyarakat khusus Provinsi Papua Barat yaitu sebesar Rp10 juta, sedangkan untuk provinsi lainnya adalah Rp4 juta.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah berbagai perbedaan-perbedaan antara <strong>rumah subsidi <\/strong>dan non-subsidi. Perbedaan mendasar terletak dari ada atau tidaknya campur tangan pemerintah dalam membantu masyarakat untuk mendapatkan hunian KPR. Jadi, apakah kamu sudah mengerti perbedaan antara keduanya?<\/p>\n\n\n\n<p>Jika sudah dan ingin memiliki rumah impian tapi bingung dalam mempersiapkan dokumen serta mengikuti prosesnya, jangan khawatir! <a href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/\">Ringkas<\/a> akan menemani dan melayani kamu di setiap langkah untuk memiliki hunian terbaik dan impian.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fasilitas KPR (Kredit Pemilikan Rumah) menjadi alternatif paling populer di kalangan masyarakat Indonesia yang ingin memiliki sebuah hunian rumah. Mungkin, termasuk kamu juga! Tentu di dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya rumah KPR yang sering kamu dengar, tetapi juga istilah \u2018rumah subsidi\u2019. Namun, ternyata ada juga jenis KPR non-subsidi yang perlu kamu ketahui. Lalu, apa perbedaan [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":8073,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"off","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","inline_featured_image":false,"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-8072","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kpr-101"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ketahui 7 Perbedaan Rumah Subsidi dan Non-Subsidi | Ringkas<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketahui perbedaan antara rumah subsidi dan non-subsidi. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketahui 7 Perbedaan Rumah Subsidi dan Non-Subsidi | Ringkas\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketahui perbedaan antara rumah subsidi dan non-subsidi. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ringkas\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/RingkasHomes\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-10T04:58:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-15T12:16:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"667\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ringkas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ringkas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ringkas\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/dbac896841e2e8337ef9d58f84d519d4\"},\"headline\":\"Ketahui 7 Perbedaan Rumah Subsidi dan Non-Subsidi\",\"datePublished\":\"2024-10-10T04:58:57+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-15T12:16:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/\"},\"wordCount\":1131,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/1.jpg\",\"articleSection\":[\"KPR 101\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/\",\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/\",\"name\":\"Ketahui 7 Perbedaan Rumah Subsidi dan Non-Subsidi | Ringkas\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/1.jpg\",\"datePublished\":\"2024-10-10T04:58:57+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-15T12:16:27+00:00\",\"description\":\"Ketahui perbedaan antara rumah subsidi dan non-subsidi. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/1.jpg\",\"width\":1000,\"height\":667},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketahui 7 Perbedaan Rumah Subsidi dan Non-Subsidi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/\",\"name\":\"Ringkas\",\"description\":\"Urus KPR dengan ringkas &amp; aman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization\"},\"alternateName\":\"Ringkas\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization\",\"name\":\"Ringkas\",\"alternateName\":\"Ringkas\",\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/RINGKAS_LOGO_MARK.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/RINGKAS_LOGO_MARK.png\",\"width\":200,\"height\":200,\"caption\":\"Ringkas\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/web.facebook.com\/RingkasHomes\",\"https:\/\/www.instagram.com\/ringkas.indonesia\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/ringkas\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/dbac896841e2e8337ef9d58f84d519d4\",\"name\":\"Ringkas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/02325558383fa0391dea99fcc3d0f7ea?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/02325558383fa0391dea99fcc3d0f7ea?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ringkas\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/ringkas.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketahui 7 Perbedaan Rumah Subsidi dan Non-Subsidi | Ringkas","description":"Ketahui perbedaan antara rumah subsidi dan non-subsidi. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ketahui 7 Perbedaan Rumah Subsidi dan Non-Subsidi | Ringkas","og_description":"Ketahui perbedaan antara rumah subsidi dan non-subsidi. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!","og_url":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/","og_site_name":"Ringkas","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/RingkasHomes","article_published_time":"2024-10-10T04:58:57+00:00","article_modified_time":"2024-12-15T12:16:27+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":667,"url":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ringkas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ringkas","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/"},"author":{"name":"Ringkas","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/dbac896841e2e8337ef9d58f84d519d4"},"headline":"Ketahui 7 Perbedaan Rumah Subsidi dan Non-Subsidi","datePublished":"2024-10-10T04:58:57+00:00","dateModified":"2024-12-15T12:16:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/"},"wordCount":1131,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/1.jpg","articleSection":["KPR 101"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/","url":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/","name":"Ketahui 7 Perbedaan Rumah Subsidi dan Non-Subsidi | Ringkas","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/1.jpg","datePublished":"2024-10-10T04:58:57+00:00","dateModified":"2024-12-15T12:16:27+00:00","description":"Ketahui perbedaan antara rumah subsidi dan non-subsidi. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#primaryimage","url":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/1.jpg","width":1000,"height":667},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/ketahui-7-perbedaan-rumah-subsidi-dan-non-subsidi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ringkas.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketahui 7 Perbedaan Rumah Subsidi dan Non-Subsidi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#website","url":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/","name":"Ringkas","description":"Urus KPR dengan ringkas &amp; aman","publisher":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization"},"alternateName":"Ringkas","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization","name":"Ringkas","alternateName":"Ringkas","url":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/RINGKAS_LOGO_MARK.png","contentUrl":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/RINGKAS_LOGO_MARK.png","width":200,"height":200,"caption":"Ringkas"},"image":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/RingkasHomes","https:\/\/www.instagram.com\/ringkas.indonesia\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/ringkas"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/dbac896841e2e8337ef9d58f84d519d4","name":"Ringkas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/02325558383fa0391dea99fcc3d0f7ea?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/02325558383fa0391dea99fcc3d0f7ea?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ringkas"},"sameAs":["https:\/\/ringkas.co.id"],"url":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/author\/admin\/"}]}},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8072"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8072"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8072\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8180,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8072\/revisions\/8180"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8073"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8072"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8072"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8072"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}