{"id":7601,"date":"2024-02-29T13:12:09","date_gmt":"2024-02-29T06:12:09","guid":{"rendered":"https:\/\/ringkas.co.id\/?p=7601"},"modified":"2024-12-20T11:46:04","modified_gmt":"2024-12-20T04:46:04","slug":"apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/","title":{"rendered":"Apa Bedanya KPR Konvensional dan KPR Syariah?"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_66_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-light-blue ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" >Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#Pengertian_KPR_Konvensional\" title=\"Pengertian KPR Konvensional\">Pengertian KPR Konvensional<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#Pengertian_KPR_Syariah\" title=\"Pengertian KPR Syariah\">Pengertian KPR Syariah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#Perbedaan_KPR_Konvensional_dan_Syariah\" title=\"Perbedaan KPR Konvensional dan Syariah\">Perbedaan KPR Konvensional dan Syariah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#Pilihan_Mana_yang_Lebih_Tepat\" title=\"Pilihan Mana yang Lebih Tepat?\">Pilihan Mana yang Lebih Tepat?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#Penutup\" title=\"Penutup\">Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n<p>Dalam mencari rumah impian, pembiayaan menjadi salah satu aspek penting yang harus dipertimbangkan. Di Indonesia, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi solusi populer bagi banyak orang untuk mewujudkan impian memiliki rumah. Namun, terdapat dua jenis KPR yang bisa dipilih, yakni KPR konvensional dan <a href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/panduan-lengkap-kpr-syariah-memahami-jenis-fungsi-perbedaannya\/\">KPR syariah<\/a>. Kedua jenis KPR ini memiliki perbedaan yang mendasar, terutama dari sisi sistem dan prinsip yang diterapkan. Artikel ini akan mengulas lebih jauh mengenai pengertian dari kedua jenis KPR tersebut dan apa saja perbedaannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_KPR_Konvensional\"><\/span>Pengertian KPR Konvensional<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>KPR konvensional adalah jenis pembiayaan pemilikan rumah yang paling umum digunakan. Sistem pembiayaan ini beroperasi berdasarkan prinsip bunga, di mana bank sebagai pemberi pinjaman akan mengenakan suku bunga terhadap jumlah pinjaman yang diberikan kepada nasabah. Besaran suku bunga ini bisa berubah-ubah tergantung pada kebijakan bank dan kondisi pasar. Nasabah akan <a href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/cara-menghitung-kapasitas-kpr\/\">membayar cicilan<\/a> per bulan yang terdiri dari pokok pinjaman ditambah dengan bunga. Sistem bunga ini merupakan sumber penghasilan utama bank dalam KPR konvensional.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_KPR_Syariah\"><\/span>Pengertian KPR Syariah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berbeda dengan KPR konvensional, KPR syariah beroperasi tanpa menggunakan sistem bunga. Prinsip utama yang digunakan adalah bagi hasil dan prinsip jual beli yang sesuai dengan syariat Islam. KPR syariah tidak mengenal istilah bunga, melainkan menggunakan akad seperti murabahah (jual beli), ijarah (sewa), dan musyarakah mutanaqisah (kerjasama pemilikan). Dalam KPR syariah, bank akan membeli properti yang diinginkan kemudian menjualnya kembali kepada nasabah dengan harga yang sudah disepakati bersama dan bisa mencakup margin keuntungan untuk bank. Margin ini disepakati di awal dan tidak berubah selama periode pembiayaan. Selain itu, KPR syariah menekankan pada aspek keadilan dan transparansi dalam setiap transaksinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu perbedaan utama antara KPR konvensional dan KPR syariah terletak pada sistem dan prinsip yang diterapkan dalam pembiayaannya. KPR konvensional menggunakan sistem bunga, sedangkan KPR syariah beroperasi dengan prinsip bagi hasil dan jual beli yang bebas dari riba. Pemilihan antara KPR konvensional dan KPR syariah sangat bergantung pada kebutuhan, keyakinan, dan preferensi masing-masing individu dalam memilih cara pembiayaan untuk rumah impian mereka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_KPR_Konvensional_dan_Syariah\"><\/span>Perbedaan KPR Konvensional dan Syariah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa perbedaan signifikan lainnya mengenai KPR konvensional dan syariah:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Pelaksanaan Akad Akad yang dilaksanakan di kedua <a href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/jenis-jenis-kpr-dan-pertimbangan-untuk-memilihnya\/\">tipe KPR<\/a> ini tentu saja berbeda. Pada KPR konvensional, pembeli dan bank menetapkan atau menyepakati pinjaman yang diberikan beserta suku bunga dan biaya tambahan lainnya. Pada KPR syariah, dilakukan akad murabahah. Pada akad ini, bank serta nasabah menyepakati bahwa bank akan membeli rumah dan dijual kembali ke nasabah yang akan membayar kembali dengan angsuran. KPR syariah tidak disertakan bunga atau riba.<\/li>\n\n\n\n<li>Suku Bunga Pada KPR konvensional, suku bunga yang dibayar belum tentu selalu sama atau tetap. Suku bunga ini bergantung pada suku bunga yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia. KPR syariah tidak menggunakan sistem ini karena tidak ada suku bunga atau riba, melainkan sistem bagi hasil. Dengan KPR syariah, jumlah angsuran akan tetap sama.<\/li>\n\n\n\n<li>Jangka Tenor Jangka waktu tenor atau jangka pelunasan KPR juga berbeda antara konvensional dan syariah. Tenor untuk KPR konvensional sangat beragam dan mempengaruhi jumlah angsuran yang akan dibayar. Jangka tenor untuk KPR konvensional berkisar antara 20 hingga 30 tahun. Di sisi lain, KPR syariah hanya menyediakan jangka yang berkisar antara 10 hingga 15 tahun dikarenakan perbedaan dari cara mendapatkan keuntungan dikarenakan jangka yang lebih cepat ini, biasanya KPR syariah juga memiliki jumlah angsuran bulanan yang lebih tinggi.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pilihan_Mana_yang_Lebih_Tepat\"><\/span>Pilihan Mana yang Lebih Tepat?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Pilihan antara KPR konvensional dan KPR syariah sangat bergantung pada preferensi pribadi, keyakinan, dan situasi finansial kamu sendiri. Jika kamu mencari sistem pembiayaan yang lebih tradisional dan terbiasa dengan mekanisme bunga, KPR konvensional mungkin lebih cocok. Sistem ini umumnya lebih familiar bagi sebagian besar orang dan mungkin menawarkan fleksibilitas tertentu dalam hal suku bunga dan pembayaran cicilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi yang mengutamakan transaksi keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah, KPR syariah adalah pilihan yang tepat. Selain bebas dari riba, sistem ini menawarkan transparansi dan keadilan dalam akad. KPR syariah cocok bagi kamu yang ingin memastikan bahwa investasi rumah selaras dengan nilai-nilai etis dan spiritual.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Memilih antara KPR konvensional dan KPR syariah bukan hanya soal membandingkan angka dan suku bunga. Ini juga tentang mencocokkan pilihan pembiayaan dengan nilai pribadi, keyakinan, dan kondisi finansial kamu. Penting untuk melakukan riset dan pertimbangan yang mendalam sebelum memutuskan, mengingat pembelian rumah merupakan salah satu investasi terbesar dalam hidup. Apapun pilihannya, pastikan keputusan tersebut membawamu lebih dekat ke rumah impian dengan cara yang paling nyaman dan sesuai dengan prinsip pribadi<\/p>\n\n\n\n<p>.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam mencari rumah impian, pembiayaan menjadi salah satu aspek penting yang harus dipertimbangkan. Di Indonesia, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi solusi populer bagi banyak orang untuk mewujudkan impian memiliki rumah. Namun, terdapat dua jenis KPR yang bisa dipilih, yakni KPR konvensional dan KPR syariah. Kedua jenis KPR ini memiliki perbedaan yang mendasar, terutama dari sisi [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":7602,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"off","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","inline_featured_image":false,"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-7601","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kpr-101"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Bedanya KPR Konvensional dan KPR Syariah?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perbedaan pembelian rumah dengan KPR konvensional dan syariah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Bedanya KPR Konvensional dan KPR Syariah?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perbedaan pembelian rumah dengan KPR konvensional dan syariah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ringkas\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/RingkasHomes\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-29T06:12:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-20T04:46:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pexels-monstera-production-6281961.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1333\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ringkas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ringkas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ringkas\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/dbac896841e2e8337ef9d58f84d519d4\"},\"headline\":\"Apa Bedanya KPR Konvensional dan KPR Syariah?\",\"datePublished\":\"2024-02-29T06:12:09+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-20T04:46:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/\"},\"wordCount\":711,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pexels-monstera-production-6281961.jpg\",\"articleSection\":[\"KPR 101\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/\",\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/\",\"name\":\"Apa Bedanya KPR Konvensional dan KPR Syariah?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pexels-monstera-production-6281961.jpg\",\"datePublished\":\"2024-02-29T06:12:09+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-20T04:46:04+00:00\",\"description\":\"Perbedaan pembelian rumah dengan KPR konvensional dan syariah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pexels-monstera-production-6281961.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pexels-monstera-production-6281961.jpg\",\"width\":2000,\"height\":1333},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Bedanya KPR Konvensional dan KPR Syariah?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/\",\"name\":\"Ringkas\",\"description\":\"Urus KPR dengan ringkas &amp; aman\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization\"},\"alternateName\":\"Ringkas\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization\",\"name\":\"Ringkas\",\"alternateName\":\"Ringkas\",\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/RINGKAS_LOGO_MARK.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/RINGKAS_LOGO_MARK.png\",\"width\":200,\"height\":200,\"caption\":\"Ringkas\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/web.facebook.com\/RingkasHomes\",\"https:\/\/www.instagram.com\/ringkas.indonesia\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/ringkas\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/dbac896841e2e8337ef9d58f84d519d4\",\"name\":\"Ringkas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/02325558383fa0391dea99fcc3d0f7ea?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/02325558383fa0391dea99fcc3d0f7ea?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ringkas\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/ringkas.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Bedanya KPR Konvensional dan KPR Syariah?","description":"Perbedaan pembelian rumah dengan KPR konvensional dan syariah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Bedanya KPR Konvensional dan KPR Syariah?","og_description":"Perbedaan pembelian rumah dengan KPR konvensional dan syariah.","og_url":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/","og_site_name":"Ringkas","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/RingkasHomes","article_published_time":"2024-02-29T06:12:09+00:00","article_modified_time":"2024-12-20T04:46:04+00:00","og_image":[{"width":2000,"height":1333,"url":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pexels-monstera-production-6281961.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ringkas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ringkas","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/"},"author":{"name":"Ringkas","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/dbac896841e2e8337ef9d58f84d519d4"},"headline":"Apa Bedanya KPR Konvensional dan KPR Syariah?","datePublished":"2024-02-29T06:12:09+00:00","dateModified":"2024-12-20T04:46:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/"},"wordCount":711,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pexels-monstera-production-6281961.jpg","articleSection":["KPR 101"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/","url":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/","name":"Apa Bedanya KPR Konvensional dan KPR Syariah?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pexels-monstera-production-6281961.jpg","datePublished":"2024-02-29T06:12:09+00:00","dateModified":"2024-12-20T04:46:04+00:00","description":"Perbedaan pembelian rumah dengan KPR konvensional dan syariah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#primaryimage","url":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pexels-monstera-production-6281961.jpg","contentUrl":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pexels-monstera-production-6281961.jpg","width":2000,"height":1333},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/blog\/kpr-101\/apa-bedanya-kpr-konvensional-dan-kpr-syariah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ringkas.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Bedanya KPR Konvensional dan KPR Syariah?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#website","url":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/","name":"Ringkas","description":"Urus KPR dengan ringkas &amp; aman","publisher":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization"},"alternateName":"Ringkas","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#organization","name":"Ringkas","alternateName":"Ringkas","url":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/RINGKAS_LOGO_MARK.png","contentUrl":"https:\/\/ringkas.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/RINGKAS_LOGO_MARK.png","width":200,"height":200,"caption":"Ringkas"},"image":{"@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/RingkasHomes","https:\/\/www.instagram.com\/ringkas.indonesia\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/ringkas"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/dbac896841e2e8337ef9d58f84d519d4","name":"Ringkas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/02325558383fa0391dea99fcc3d0f7ea?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/02325558383fa0391dea99fcc3d0f7ea?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ringkas"},"sameAs":["https:\/\/ringkas.co.id"],"url":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/author\/admin\/"}]}},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7601"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7601"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7601\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8253,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7601\/revisions\/8253"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7602"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7601"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7601"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ringkas.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7601"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}